Arsip Bulanan: Maret 2016

Mewaspadai Gerakan Anti Sekolah Formal

(Fenomena Neo-Khawarij dan Haddadiyah)

Daftar Isi
Mukaddimah 2
Kemiripan antara Haddadiyah dan Khawarij 3
Terinspirasi oleh Abu Muhammad al-Maqdisi 3
Sikap asy-Syaikh Muqbil rahimahullah 4
Antara al-Maqdisi dan al-Pasimy 6
Tabdi’ yang Membabi Buta 7
Ilzam yang Batil 11
Antara Maslahat dan Mafsadat 13
Kebutuhan akan Ijazah Formal 17
Qiyas ma’al Fariq versi Khawarij 23
Bermuamalah dengan Pemerintah 26
Antara Sekolah dan Pasar 29
Menggugat Istilah Salafy Sejati 34
Hakekat Haddadiyah dan Khawarij 35
Bolehkah Ngaji kepada Mereka? 36

Mukaddimah

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ، ومن سيئات أعمالنا ، من يهده الله فلا مضل له ، ومن يضلل فلا هادي له ، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، وأشهد أن محمد عبده ورسوله.
(Amma ba’du)
Di waktu akhir-akhir ini kita (Salafiyin) dikejutkan dengan berbagai kegiatan pembubaran sekolah-sekolah formal yang didirikan oleh saudara kita salafiyin. Pembubaran tersebut disertai dengan paksaan dan ancaman boikot dan tahdzir bagi yang membangkang. Ini terjadi di berbagai tempat di Indonesia. Mereka yang memaksakan pembubaran sekolah formal dan segala yang berkaitan dengannya ternyata sudah terkomando dari ustadz ‘kibar’ mereka yang berpusat di Jember Jawa Timur. Mereka mengaku-aku bahwa kegiatan ini sudah berkonsultasi dengan ‘ulama kibar’.
Kegiatan pembubaran secara paksa terhadap sekolah formal yang banyak dilakukan oleh mereka yang mengaku sebagai ‘salafy sejati’ ini ternyata meniru dan menyerupai gerakan-gerakan Khawarij. Yang demikian karena mereka menentang Pemerintah Indonesia dengan UU Sisdiknas 2003 yang memerintahkan gerakan wajib belajar dan juga UUD 1945 pasal 31 ayat 2 yang berbunyi: “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.” Gerakan mereka ini juga ‘seolah-olah’ menentang Gerakan Anti Putus Sekolah yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. (Tentang gerakan anti putus sekolah ini silakan dilihat: https://nasional.tempo.co/read/news/2013/02/11/079460436/gerakan-anti-putus-sekolah-dimulai-tahun-ini).
Mereka -di dalam situs-situs dan ceramah mereka- berusaha menjauhkan anak-anak salafiyyin dari sekolah formal dengan gambaran bahwa seakan-akan sekolah formal merupakan racun yang harus disingkirkan.
(Lihat situs: http://www.thalabilmusyari.web.id/2015/06/nasehat-untuk-mereka-yang-masih-memilih.html)
Tulisan ini dibuat agar kaum muslimin berhati-hati terhadap sikap ghuluw di dalam menyikapi sesuatu sehingga terjatuh pada bid’ah Haddadiyah dan Khawarij.
Babat, 25 Jumadil Awal 1437 H
dr. M Faiq Sulaifi Baca lebih lanjut